22 Kepala Sekolah di Sumedang Ikuti Diklat BCKS Gelombang 2 Tahun 2026

 

SUMEDANG – Sebanyak 22 kepala sekolah di Kabupaten Sumedang mengikuti Diklat BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah) Gelombang 2 Tahun 2026. Hal yang menarik, seluruh peserta tersebut telah berstatus sebagai kepala sekolah dan tengah menjalankan amanah kepemimpinan di satuan pendidikan masing-masing.

Meskipun telah resmi menjadi kepala sekolah, ke-22 kepala sekolah tersebut tetap diwajibkan mengikuti Diklat BCKS sebagai bagian dari proses penguatan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan.

Salah satu peserta adalah Royo Eko Wardoyo, S.Pd., Kepala SMP Negeri 2 Ujungjaya. Ia bersama 21 kepala sekolah lainnya dari Kabupaten Sumedang mengikuti seluruh rangkaian diklat dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Diklat BCKS Gelombang 2 Tahun 2026 tersebut berlangsung selama 10 hari, bertempat di Hotel Serela, Jalan Riau, Bandung, mulai Jumat, 21 Agustus 2026 hingga Minggu, 30 Agustus 2026.

Bagi para peserta, keikutsertaan dalam diklat ini bukan semata-mata untuk memenuhi tuntutan administratif, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperluas wawasan, melakukan refleksi terhadap praktik kepemimpinan yang telah dilaksanakan, serta membangun jejaring dan kolaborasi dengan sesama kepala sekolah.

Menjadi kepala sekolah tidak berarti berhenti belajar. Sebaliknya, jabatan tersebut justru menuntut seorang pemimpin untuk terus mengembangkan diri agar mampu menghadapi berbagai perubahan dan tantangan dunia pendidikan.

“Walaupun kami ber-22 sudah berstatus sebagai kepala sekolah, kami tetap harus mengikuti Diklat BCKS. Bagi kami, ini bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan kesempatan untuk terus belajar, memperkuat kompetensi, melakukan refleksi, dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di sekolah,” ungkap Royo Eko Wardoyo.

Selama sepuluh hari pelaksanaan diklat, para kepala sekolah mendapatkan berbagai penguatan yang berkaitan dengan kepemimpinan sekolah, pengelolaan satuan pendidikan, kepemimpinan pembelajaran, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta strategi menghadirkan perubahan dan peningkatan mutu pendidikan.

Kebersamaan 22 kepala sekolah dari Sumedang dalam mengikuti diklat juga menjadi momentum untuk saling berbagi pengalaman. Berbagai persoalan dan praktik baik yang ditemukan di sekolah masing-masing menjadi bahan diskusi yang memperkaya wawasan dan memberikan inspirasi dalam menjalankan kepemimpinan.

0 comments:

Posting Komentar